Doso Agung Berkomitmen Terapkan GCG di Pelindo III

Pelindo III dan seluruh anak perusahaan  yang dimilikinya,  bertekad untuk mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik. Prinsip tersebut merupakan dasar terbentuknya sistem, struktur dan budaya perusahaan yang baik. Selain itu bisa membangun lingkungan bisnis yang kompetitif dan cakap dalam pengendalian internal dan manajemen risiko.

Pelindo III di bawah kepemimpinan Direktur Utama, Doso Agung, terus berusaha dan memacu kinerja BUMN ini agar selalu tercipta Prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik. Hal itu juga  sesuai dengan PER-01/MBU/2011 tanggal 01 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) Pada Badan Usaha Milik Negara.

Beberapa poin penting dari peraturan itu adalah, transparansi yakni keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam mengungkapkan informasi material dan relevan mengenai perusahaan. Selanjutnya adalah Akuntabilitas yaitu kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban Organ sehingga pengelolaan perusahaan terlaksana efektif.

Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah pertanggungjawaban yang meliputi kesesuaian dalam pengelolaan perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.

Doso Agung, ketiga dari kiri, terapkan prinsip GCG di Pelindo III. (foto: Pelindo III)

Selanjutnya masih ada pula Kemandirian, keadaan di mana perusahaan dikelola secara profesional tanpa benturan kepentingan dan pengaruh atau tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.

Namun yang tidak kalah penting adalah Kewajaran, yang meliputi keadilan dan kesetaraan di dalam memenuhi hak-hak Pemangku Kepentingan(stakeholders) yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan.

Poin-poin penting itu jika dapat diterapkan dengan baik maka dapat memperkuat posisi daya saing Pelindo III dalam mengelola sumber daya dan risiko secara efisien dan efektif. Hal itu juga bisa menambah corporate value selain munculnya kepercayaan investor.

Komitmen Doso Agung

Pelindo III khususnya Dirut Doso Agung memiliki komitmen kuat dalam menerapkan dan menjaga praktek Tata Kelola Perusahaan Yang Baik. Bahkan Doso Agung yakin bisa diterapkan  dengan kualitas dan standar yang tinggi. Penerapan GCG ini diharapkan membuat GCG menjadi bagian dari Budaya Perusahaan Pelindo III. Apalagi dalam pelaksanaannya juga didukung oleh nilai-nilai perusahaan yang melekat di setiap karyawan Pelindo III.

Diakui, dalam menerapkan GCG ini bukan pekerjaan mudah. Bahkan Doso Agung, Dirut Pelindo III menyebutnya sebagai sebuah tantangan besar yang harus disikapi dengan komitmen luar biasa. Konsistensi dalam penerapan GCG lewat praktik-praktik di lapangan harus selalu dimonitor. Aturan yang terasa kaku dan mengganggu semestinya bisa dicarikan solusi agar GCG mampu berjalan dengan baik.

Pelindo III sejak tahun 2011 sebenarnya telah melaksanakan pemutakhiran beberapa aturan internal. Hal ini adalah implementasi dari kaidah Tata Kelola Perusahaan Yang Baik, peraturan perundangan yang berlaku, nilai-nilai budaya yang dianut, visi dan misi serta praktik-praktik terbaik (best practice) penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik, diantaranya:

Bahkan Pelindo III sudah mengadopsi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004, International Ship Security and Port Facility (ISPS) Code dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)

Sistem Pelaporan

Dalam menyikapi kondisi di lapangan yang tak bisa diprediksi sebelumnya, juga sudah terdapay Sistem pelaporan pelanggaran (whistle blowing system). Sistem ini digunakan untuk menerima, mengolah dan menindaklanjuti serta membuat pelaporan atas informasi yang disampaikan oleh pelapor mengenai pelanggaran yang terjadi di lingkungan perusahaan.

WBS menjadi pedoman dalam mempermudah dan mempercepat proses pelaksanaan penyelesaian pengaduan atas adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh terlapor.

Pelanggaran yang bisa dilaporkan adalah semua perbuatan yang menyimpang atau bertentangan dengan peraturan perusahaan, kode etik, melawan hukum dan segala perbuatan di luar ketentuan yang dapat mengakibatkan kerugian secara materiil maupun penurunan citra perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s